Posts tagged ‘maaf’

Masih Tidak Bisa Baik

2 Januari 2011

Dear…

Sudah sekitar sembilan bulan berlalu sejak tangisan2 kekecewaan itu tumpah. Aku tak bisa lupa akan malam itu. Saat mereka semua saling menangis, saat mereka semua saling berkata sakit. Aku diam saja malam itu. Tak tau harus berkata apa. Bagaimana pun, mereka tak pernah benar2 membuat masalah denganku. Aku masih memilih mengacuhkan situasi itu, dan melihat akan jadi apa selanjutnya. Read more…

Advertisements

Maaf

Bukannya saya tidak mau, bukannya saya tidak peduli, hanya saja saya belum bisa. Bagiku, perayaan apa pun tidak penting. Tidak peduli bumi terbelah atau langit marah, saya akan tetap melakukan apa yang saya yakini bisa saya lakukan. Mungkin banyak yang saya kecewakan. Mungkin banyak yang tidak bisa saya penuhi harapannya. Tapi untuk saat ini, tolong izinkan saya mencoba melakukan apa yang bisa saya lakukan. Jangan paksa saya. Maaf, maaf, saya tidak suka dipaksa. Mungkin saya bisa menyelesaikannya kalau dipaksa, tapi, sebaik apa pun hasil dari pemaksaan itu, yang lebih sering kuingat adalah sakitnya saat saya dipaksa menyelesaikannya, bukan pencapaiannya. Saya sudah pernah dan sering dipaksa menyelesaikan sesuatu, dan memang saya bisa menyelesaikannya, namun, saya lebih sering tak ingin mengingatnya. Sebelum memaksa, coba pikir, seberapa banyak masalah yang sebenarnya harus saya selesaikan? Maaf, saya mengeluh..

Ini Curhat

Peringatan: tulisan ini akan panjang dan membosankan. Monoton dan murni tentangku. Bacalah kalau ingin tahu, tapi saya sangat menyarankan tidak membacanya.

Read more…

Sebuah kata maaf

by AmaliYah ILm on Saturday, November 14, 2009 at 3:55pm
Aku sering tdk sadar,
berujar sesuatu yg menyakitkan hati..
Pun tak sengaja,
melakukan sesuatu yg menyinggung prasaan..
Memang aku hanya aku..
Terlalu sering berbuat salah..
Toh ini hanya aku..
Hamba yg bodoh & tak sempurna..
Bahkan tuk mengucapkan kata sderhana yg tdiri dr 4 huruf i2 sja sulit..

Lalu aku tdiam..
Aku merenung..
Mengingat Nya yg telah menciptaku dg kasih Nya..
Menenggelamkan diri dlm lautan rahmat Nya..

Dan kini aku bangkit..
Kuteriakkan kata ini..

M.A.A.F.!!

Untuk tiap kata & pbuatan bodohku..
Aku terlalu sering melakukannya..
Tapi aku tahu..
Allah Maha Pengasih..
Dg kasihNya aku ada d sini, mencoba memperbaiki diri u/ skarang & sterusnya…

Hati dan Percaya

Ada yang bilang kepercayaan itu cuma satu, sekali hilang, dia tak akan kembali lagi. Menurutku yang cuma satu itu bukan kepercayaannya, tapi hati pemilik kepercayaan itu. Kalau kau dikhianati oleh orang yang tak ada di hatimu, bagimu itu tak akan ada artinya, kau mungkin hanya menganggapnya angin lalu. Tapi, bila kau dikhianati oleh orang yang ada di hatimu, hatimu akan ikut sakit, hatimu pun ikut hilang bersama kepercayaan itu.

 

Untuk mengembalikan kepercayaan itu, ada satu jalan untukmu. Cobalah untuk membuka hatimu. Karena hatimulah yang berperan untuk mengembalikan kepercayaan itu. Bila hatimu kembali, kepercayaan itu akan datang kembali.

 

Aku mengerti kau sakit, kawan. Hatimu merasa dikhianati. Tapi, itulah manusia, tak luput dari salah dan dosa. Mungkin tak kau sadari kau pun pernah menghilangkan kepercayaan orang yang menyayangimu, tapi percayalah, kau memang berharga untuk disayangi karena itu kau dimaafkan tanpa perlu kau ketahui. Begitupun dia, dia juga cukup berharga untuk mendapat maafmu.

untuk.

tulisan ini untuknya, yang kemarin menghantuiku..

kau memang bukan hantu. kau bukan orang jahat. kau hanya manusia biasa yang mencoba menjalankan kodratnya. mencoba mengikuti hatinya. terima kasih untuk semuanya. setidaknya kau telah memberiku sedikit tawa, juga rasa salut, juga ketakutan.

kali ini, aku tak akan berkata apa-apa lagi. doaku untukmu, semoga kau mendapatkan yang terbaik. maaf, aku tak membantu banyak. maaf, tidak bisa memberimu tawa. jadi, kumohon, berhentilah menghantuiku.