Posts tagged ‘air mata’

11.12.13

hari ini tanggal 14.12.13

sudah lewat 3 hari sejak tanggal cantik itu. Cantik? tidak pernah memerhatikan sebenarnya. Hanya saja, 3 hari lalu, tidak lama setelah saya bangun, kabar itu datang. Pengumuman ujian yang ditunggu-tunggu. Yang membuat gelisah 3 bulan terakhir. Saya percaya kekuatan doa. Saya percaya Allah tidak akan memberi cobaan di luar kemampuan kita. Dan saya bersyukur, Allah memberikan jalan kelulusan untuk saya. Read more…

Advertisements

Bosan

Kalo saya ditanya pagi tadi apa yang saya rasa, saya akan jawab saya cukup bahagia dan hidup saya tenang2 saja. Read more…

Air Mata (lagi)

aku suka hujan. dia pandai menyembunyikan sedih. dia turun, jatuh mengikuti derai air mata. paling menyenangkan menikmati hujan sendiri. dengan bersama hujan, lepaskan rasa sedih, tanpa perlu banyak ditanyai. cukup hujan dan Tuhan yang tau air mata telah turun lagi.

tapi yang paling menyenangkan adalah saat setelah hujan. setelah mentari lewat dan membias. 7 warna pelangi, indah dan selalu membuatku merasa haru. sepertimu.

18 November 2010

izinkan aku menangis hari ini.

mungkin aku lagi-lagi hanya sedang iri. mungkin lagi-lagi aku hanya sedang sedih. mungkin lagi-lagi aku hanya sedang tak bisa menahan diri.

kau tau, kawan? ingin lagi2 kukatakan padamu, tiap tanyamu tentang “kau kenapa?” sangat berharga untukku. mungkin aku yang berlebihan dalam melihatmu. mungkin aku yang kurang peka. tapi aku memang lelah. aku menulis ini di sini, untuk sekedar melepas sedikit rasa sakitku. sedikit melepas perih dan mengobati luka.

mungkin aku yang tak pandai berkata2, kawan. aku senang merangkai kata, tapi tak senang membumbui kata2ku. aku berkata2 cukup dengan apa yang kumaksudkan, tanpa melebih2kan atau pun mengurangi. sering sekali aku ingin berbagi kisahku denganmu, namun, jarang sekali aku mendapatimu menanggapi dengan baik. mungkin aku memang bukan pencerita yang baik. tapi salahkah aku kalau aku juga ingin didengarkan? salahkah aku ingin mendapat penghiburan kala aku muram? bukan hanya sekedar kata, “ya sudahlah, memang begitumi.”  salahkah aku ingin melihat antusiasmemu pada hal-hal yang aku antusias di dalamnya? mungkin aku hanya sekedar tak tahu cara mengarahkan. atau mungkin aku hanya salah memilih tempat abdi?

aku tak tau, kawan.

aku mengharapkan kau ada di sini saat ini. mendengarkanku. juga melihat apa yang kupusingkan. aku tak bisa berbuat apa2, saat kulihat kau juga sudah sibuk memikirkan begitu banyak hal, tanpa sempat melihatku. tanpa sempat lagi bertanya padaku. salahkah aku bila aku masih mengharapkanmu ada bersamaku? salahkah aku bila aku menginginkanmu bersusah bersamaku.

tapi beginilah aku, kawan. pada akhirnya, bersusah seorang diri. merasa bodoh dan konyol atas air mata yang keluar tak jelas. merasa betul2 tolol untuk sesuatu yang akhirnya hanya menyisakan mata merah dan bengkak, serta sedikit perih di hati. tenang saja, setelah ini kau akan mendapatiku betul2 baik2 saja. tak perlu lagi kau sibuk untukku. sibuklah untuk hal2 lebih penting di luar sana selain aku. sudah cukup bagiku melihatmu baik2 saja. dan sudah cukup bagiku juga tenggelam bersama kesibukanku.

salam,

ilm

Aku dan Air Mata

by AmaliYah ILm on Sunday, October 25, 2009 at 8:14pm

Bagiku, air mata i2 egois..
Dy tdk pernah mw tau kpan d mana atw bgmn..
Baginya, saat reseptor tiba menyuruhnya keluar, tak dpt dbendung, dy keluar..

Aku tdk anti menangis
Skedar mbca bku aneh ttg adik k2, mnonton film ttg sahabat, air mata ku relakan turun..
Skedar dbntak2 tak jelas, ia pun mengalir hingga dada sakit & nafas sesak..
Kadang aku malah menyuruhnya keluar tanpa alasan yg jelas..

Tapi, Selepas pngeluaran air mata…apa yg tgl?hanya aku & sdikit serpihan hati..