Archive for February, 2016

Gagal Move On?

Kadang, saya berpikir berulang kali untuk mulai menulis. Perlukah tulisan ini saya bagikan. Pentingkah hal ini diketahui orang-orang. Memangnya orang mau tahu? Kadang mungkin saya lupa, orang-orang menulis karena dia ingin menulis, bukan agar dilihat orang lain.

Saya tahu saya seringkali berubah-ubah, jadi, karena sekarang saya sedang merasa ingin menuliskan sesuatu, saya akan menulis saja. Besok mungkin lain lagi.

Tentang memaafkan dan melupakan. “Forgive? Yes. Forget? Hmm..” Memaafkan dan melupakan itu dua hal yang berbeda atau beriringan kah? Bahagianya orang-orang yang bisa memaafkan dan melupakan kesalahan. Bukan hanya memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, tapi juga diri sendiri. Saya pribadi ada masalah dengan memaafkan dan melupakan ini. Tau rasa ketika kita begitu ingin melangkah maju tapi terus-terusan menengok ke belakang karena ada rasa yang tak terlupakan? Intinya gagal move on lah. XD

Tiap orang punya cara sendiri untuk melaluinya. Kadang, kesulitan melupakan itu membuat saya bertanya-tanya sendiri, apakah saya jadi pendendam? Semoga tidak.

#flightofidea #maafataskeabsurdannya

Advertisements

Curious

Ada kalanya kita benar-benar ingin tahu tentang sesuatu, tapi, terasa ada dinding pembatas hntuk mencari tahu. Saat seperti itu, akankah kita terus mencari tahu atau tinggal dari ketidaktahuan?

Ujub?

Apa yang kamu pikirkan tentang dirimu? Pernah merasa lebih baik dari yang lain? Kamu yakin? Lebih dalam hal apa? Coba lihat lebih baik, adakah kesempurnaan dalam dirimu? Lihat, di dekatmu pasti ada yang lebih baik, lebih sabar, lebih alim, lebih ramah, lebih kalem, Lebih lebih lebih segalanya.. Sejenak saja, coba amati sekelilingmu..

#selfreminder

Februari 2016

Wah, sebulan tanpa tulisan apa pun di blog ini.  Hampir dua bulan kalau sampai tanggal 17 tidak terisi juga XD

Januari itu lumayan..
lumayan melelahkan..
lumayan menyenangkan..
lumayan menyemangatkan..
hahaha, ini paduan katanya sudah sangat tidak jelas..

Mungkin saya sudah terlalu lama diam di zona nyaman. Untuk move on itu memang butuh banyak dorongan banyak kejadian banyak hentakan banyak naikan banyak turunan banyak.. oke, itu absurd. intinya, move on itu susah. karena berdiam di tempat yang aman selalu menyenangkan. Tanpa membuka lembaran baru yang menyusahkan, tanpa mengenal dunia baru yang belum tentu baik. Diam di zona nyaman dengan segala keamanannya. Tapi yah, memang kita tak bisa jalan di tempat. Ada saatnya kita harus bergerak maju. Ada saatnya kita harus melangkah mencari menerjang untuk selanjutnya jadi lebih baik. 😀

Selamat menjelang hari Jumat!

Salam,

-iLm