R.e.u.n.i

8 tahun..
Sudah lama ya? Sudah ada yang settled down. How’s me? Work? Study? What?
8 tahun bisa jadi waktu yg lama untuk membangun banyak hal. To bisa juga ada yang baru mulai merangkak, belajar untuk berdiri, berjalan, lalu berlari.
Jangan iri sama mereka yang sudah begitu luar biasa. Buatlah jalanmu, dan jadikan itu semua bersinar dengan cahayanya masing2.

Road to 1 dekade jubel14… Where will we be 2 years later? Who knows? Gudlak eniwei!

Pemimpin?

Bukannya tidak mau memilih pemimpin non-muslim, tapi harap kita sebagai warga menyikapi dengan baik kebijakan petuah dan kata2nya. Mau yang muslim pun kalo yang dibilang tidak benar ya jangan dibela. Masa iya kita yang muslim mau ikut2an membenarkan kalau ada pemimpin yang bilang minum alkohol itu tidak apa2 asal tidak mabuk. Masa iya kita mau membenarkan pemimpin yang punya istri sampai 5 atas dasar poligami diperbolehkan. Setidaknya jadilah pemimpin yang baik untuk diri sendiri. Nd usah ngurusin pemimpin2 lain yang tidak kamu ketahui dan kenal selain dr berita dan katanya orang2.

Gagal Move On?

Kadang, saya berpikir berulang kali untuk mulai menulis. Perlukah tulisan ini saya bagikan. Pentingkah hal ini diketahui orang-orang. Memangnya orang mau tahu? Kadang mungkin saya lupa, orang-orang menulis karena dia ingin menulis, bukan agar dilihat orang lain.

Saya tahu saya seringkali berubah-ubah, jadi, karena sekarang saya sedang merasa ingin menuliskan sesuatu, saya akan menulis saja. Besok mungkin lain lagi.

Tentang memaafkan dan melupakan. “Forgive? Yes. Forget? Hmm..” Memaafkan dan melupakan itu dua hal yang berbeda atau beriringan kah? Bahagianya orang-orang yang bisa memaafkan dan melupakan kesalahan. Bukan hanya memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, tapi juga diri sendiri. Saya pribadi ada masalah dengan memaafkan dan melupakan ini. Tau rasa ketika kita begitu ingin melangkah maju tapi terus-terusan menengok ke belakang karena ada rasa yang tak terlupakan? Intinya gagal move on lah.😄

Tiap orang punya cara sendiri untuk melaluinya. Kadang, kesulitan melupakan itu membuat saya bertanya-tanya sendiri, apakah saya jadi pendendam? Semoga tidak.

#flightofidea #maafataskeabsurdannya

Curious

Ada kalanya kita benar-benar ingin tahu tentang sesuatu, tapi, terasa ada dinding pembatas hntuk mencari tahu. Saat seperti itu, akankah kita terus mencari tahu atau tinggal dari ketidaktahuan?

Ujub?

Apa yang kamu pikirkan tentang dirimu? Pernah merasa lebih baik dari yang lain? Kamu yakin? Lebih dalam hal apa? Coba lihat lebih baik, adakah kesempurnaan dalam dirimu? Lihat, di dekatmu pasti ada yang lebih baik, lebih sabar, lebih alim, lebih ramah, lebih kalem, Lebih lebih lebih segalanya.. Sejenak saja, coba amati sekelilingmu..

#selfreminder

Februari 2016

Wah, sebulan tanpa tulisan apa pun di blog ini.  Hampir dua bulan kalau sampai tanggal 17 tidak terisi juga😄

Januari itu lumayan..
lumayan melelahkan..
lumayan menyenangkan..
lumayan menyemangatkan..
hahaha, ini paduan katanya sudah sangat tidak jelas..

Mungkin saya sudah terlalu lama diam di zona nyaman. Untuk move on itu memang butuh banyak dorongan banyak kejadian banyak hentakan banyak naikan banyak turunan banyak.. oke, itu absurd. intinya, move on itu susah. karena berdiam di tempat yang aman selalu menyenangkan. Tanpa membuka lembaran baru yang menyusahkan, tanpa mengenal dunia baru yang belum tentu baik. Diam di zona nyaman dengan segala keamanannya. Tapi yah, memang kita tak bisa jalan di tempat. Ada saatnya kita harus bergerak maju. Ada saatnya kita harus melangkah mencari menerjang untuk selanjutnya jadi lebih baik.😀

Selamat menjelang hari Jumat!

Salam,

-iLm

I.n.t.r.o.v.e.r.t

Ada kalanya berada di keramaian itu menyenangkan.
Menambah semangat.
Mengeluarkan sisi-sisi lain yang hanya muncul di keramaian.
Saya yakin seorang introvert selalu memiliki hal unik tersembunyi.
Ah, atau mungkin lebih tepat kalau memakai istilah tsundere, keliahatannya diam galak serius menyeramkan, tapi ketika didekati mengeluarkan sisi lain..
Oke, sepertinya semakin absurd. Hahaha

Intinya, ada masanya butuh keluar ke keramaian. Namun, selalu ada tempat dan waktu di mana ingin menikmati kesendirian. Kan?